Bambu ini adalah jenis bambu yang sering dipakai sebagai bahan untuk membuat alat musik, furnitur dan perkakas rumah tangga. Bambu ini semula hanya didapati ditanam orang di Jawa, tetapi kini telah tersebar ke banyak tempat. Dalam bahasa daerah, ia disebut awi hideung, awi wulung. Rebungnya hijau kehitaman dengan ujung jingga, tertutup oleh bulu-bulu miang berwarna cokelat hingga hitam. Buluhnya lurus dan tegak, mencapai tinggi 15 m; garis tengahnya 6-8 cm dan ruas-ruasnya sepanjang 4050 cm, tebal dinding buluh lk. 8 mm; hijau gelap ketika muda, berubah menjadi ungu kehijauan hingga kecokelatan gelap, dengan lampang berupa cincin berwarna pucat atau keputihan pada buku-bukunya; buku-buku dekat tanah dengan sedikit akar Udara. Pelepah buluh mudah rontok, kecuali yang terbawah yang agak bertahan. Daun pada ranting bentuk lanset, 20-28 × 25 cm, lokos; pelepah daun tertutupi oleh rambut-rambut keputihan ketika muda; kuping pelepah kecil, hingga 1 mm, lokos; ligula menggerigi, tinggi lk. 2 mm, lokos.
Bambu sebagai elemen kunci dalam desain lanskap modern karena kombinasi uniknya antara keindahan visual, keberlanjutan, dan manfaat fungsional, dengan tekstur vertikal yang dinamis, ideal, sangat berharga dalam konteks bioengineering dan penanganan lahan dalam pengendalian erosi dan stabilisasi tanah.
