Kontraktor

Pengendalian Erosi / Erosion Control

CV Plantamor melayani jasa Pengendalian erosi, dimaksudkan sebagai upaya pencegahan kerusakan tanah dengan cara mengupayakan resistansi tanah terhadap daya erosi dan mengurangi sifat erosif dari aliran permukaan (surface runoff). Pengendali erosi adalah praktek untuk mencegah atau mengendalikan erosi air atau angin, yang dapat dilaksanakan dengan beberapa cara seperti cara vegetatif, cara mekanik, cara gabungan vegetatif dan mekanis serta cara kimiawi.

Permukaan erosi tanah di lereng terutama disebabkan oleh curah hujan lebat yang meluruhkan tanah bagian atas. Perubahan iklim dan perkembangan  aktivitas di bukit yang meningkat berkontribusi pada masalah erosi jika tindakan pencegahan tidak dilakukan untuk melindungi lereng. Erosi dari lereng yang tidak dilindungi dapat menyebabkan kerusakan pada infrastruktur dan gangguan sosiolingkungan  di sekitarnya yang menghabiskan biaya besar untuk perbaikan.

Penanganan erosi lereng dengan menggunakan matras

pekerjaan penanganan erosi lereng dengan menggunakan selimut (erosion control net) atau matras (turf reinforcement mat) dan vegetasi. Vegetasi tanpa selimut atau matras umumnya dapat dilakukan pada kondisi lereng tanah yang erosif dengan kemiringan kurang dari 30 derajat.

Selimut atau jaring terbuat dari bahan organic,  atau matras yang terbuat dari bahan sintetis yang dikombinasikan dengan tanaman untuk menghasilkan perlindungan lereng jangka panjang. Selimut, jaring atau matras dihamparkan (laid over) pada permukaan lereng yang telah disiapkan dan diangkur pada tanah dengan menggunakan kokot/patok/angkur (staples) untuk menahan selimut atau matras pada tempatnya. Teknik penanaman vegetasi yang tercakup dalam spesfikasi ini adalah metode gebalan, pemboran manual, hydroseeding, taplok dan broadcast seeding.

Pekerjaan ini mencakup persiapan permukaan, pengadaan dan pemasangan selimut atau matras termasuk tanaman. Pekerjaan penanganan erosi ini hanya dilaksanakan pada permukaan lereng yang stabil.

Karakteristik Lereng dan Jenis Pengendali Erosi

Jenis dan Kemiringan Lereng Maksimum (V:H)Jenis Pengendali ErosiDiskripsi MaterialPenggunaan
Lereng Tanah 1:2Tipe I   Selimut pengendali erosi jaring ganda (double-net erosion control blankets)Selimut pengendali erosi terbuat dari serat alami, serat alami dengan serat polimer dan atau serat polimer seluruhnya yang disatukan secara mekanis di antara dua lapisan jaring sintetis atau alami.  Didesain untuk dapat tahan proses degradasi selama minimal 12 bulan.   Digunakan untuk lereng yang dalam jangka panjang dapat mendapatkan perlindungan dari erosi secara permanen oleh vegetasi yang tumbuh diantara lapisan selimut/jaring
Lereng Tanah 1:1,5Tipe II   Selimut/jaring pengendali erosiSelimut yang terdiri dari material serat alami  atau polimer yang bersifat lambat terdegradasi disatukan secara mekanis diantara dua lapisan jaring yang dapat terbuat dari material alami, atau serat sintetik yang lambat mengalami pelapukan untuk membentuk matrik menerus.   Jaring dari serat alami yang dipilin dan dianyam menjadi lembaranDidesain untuk dapat tahan proses degradasi selama minimal 24 bulan.   Digunakan untuk lereng yang dalam jangka panjang dapat mendapatkan perlindungan dari erosi secara permanen oleh vegetasi yang tumbuh diantara lapisan selimut.     Didesain untuk memegang campuran bahan hydroseeding ( mulsa, perekat, kompos,benih), tahan proses degradasi selama minimal 12 bulan
Lereng Tanah 1:1Tipe III   Selimut/jaring pengendali erosi / Tekstil tenun terbuka (Open weave textiles)Jaring dari serat alami yang dipilin dan dianyam menjadi lembaran   Tekstil tenun terbuka yang tersusun dari benang alami yang lambat mengalami pelapukan atau polimer atau benang tenun membentuk suatu matriks menerus  Didesain untuk dapat tahan proses degradasi selama minimal 12 bulan   Didesain untuk dapat tahan proses degradasi selama minimal 36 bulan.   Digunakan untuk lereng yang dalam jangka panjang dapat mendapatkan perlindungan dari erosi secara permanen oleh vegetasi yang tumbuh diantara lapisan selimut
Lereng Tanah 1:1Tipe IVA   Matras perkuatanMatras yang tersusun dari serat sintetis, filamen, jaring, jaring kawat, dan/atau material lain yang terstabilisasi terhadap radiasi UV dan bersifat non-biogradable maupun non-photodegradable, yang diproses menjadi suatu matriks tiga dimensi yang permanen yang dapat dilengkapi dengan komponen biogradable.Digunakan untuk mencegah erosi lereng secara permanen dan vegetasi yang tumbuh diantara lapisan matras tidak bisa memberikan perlindungan yang erosi yang cukup tanpa bantuan matras.
Lereng Tanah 1:0,5Tipe IVB   Matras perkuatan
Tanah dan atau kombinasi Tanah dan Batuan 1:0,5Tipe IVC   Matras perkuatan
Tanah berbatu dan atau berpasirSelimut pengendali erosiSelimut pengendali erosi dari serat alami tenun terbuka ( non woven)Didesain untuk menjadi media tanam , tahan proses degradasi selama minimal 12 bulan

Produk matras  pengendali erosi membantu pembuangan air yang mengalir, dan koefisien kekasaran yang meningkat, dikombinasikan dengan penetrasi cahaya yang lebih besar, menciptakan lingkungan pengasuhan di mana sistem akar rumput dapat tumbuh dan menstabilkan lereng. Bergantung pada bidang penerapan, rangkaian solusi ini juga dapat diterapkan pada tanggul jalan, struktur tanah bertulang, lansekap, penutup TPA, tepi sungai, kolam, danau dan waduk.

matras pengendali erosi dari polimer seperti PE, HDPE yang membentuk matras tiga dimensi di rancang untuk memperkuat dan menahan tanah pada lereng curam.  Struktur void yang tinggi memperkuat permukaan atas tanah, sehingga mencegah erosi di permukaan lereng dan memberikan dukungan permanen pada tanah bagian atas dan pertumbuhan vegetasi.

Manfaat matras pengendali erosi

  • Melindungi segala jenis lereng dalam jangka panjang
  • Cepat dan mudah dalam pemasangan serta ramah lingkungan
  • Pengendali erosi yang efektif mulai dari tahap awal
  • Melindungi wilayah permukaan hijau dari erosi dengan cara pengendapan
  • Menambah vegetasi pada lereng curam
  • Matras pengendali erosi memiliki beberapa warna terutama  tersedia dalam warna hijau agar dapat menyatu dengan alam

Pemasangan Pengendalian Erosi dengan Selimut – Vegetasi

Ilustrasi Pemasangan Angkur pada Parit untuk Jangkar Parit

Ilustrasi Tumpang Tindih ketika Selimut atau Matras Harus Disambung

Ilustrasi Contoh Pemasangan Selimut atau Matras Pelindung Erosi pada Lereng Dengan Air Tanah Tinggi

Pengendalian Erosi Secara Mekanik

Pencegahan erosi dengan metode mekanik adalah suatu upaya yang dilakukan agar memperlambat aliran permukaan dan pada gilirannya akan memperbesar erosi. Contoh metode mekanik untuk pengendalian erosi yang umum digunakan petani adalah: a. Penterasan terasering b. Pengolahan lahan secara kontur c. Pembuatan chek dam d. Pembuatan rorak e. Pembuatan guludan terutama di lahan sawah f. Reboisasi penghijauan. Pemilihan  cara pengendalian secara mekanik di atas disesuaikan dengan keadaan di lapangan yang menyangkut topografi lahan, biaya, jenis tanaman yang akan diusahakan dan tingkat erosi yang terjadi. Prinsip daripada penterasan adalah suatu upaya pengendalian erosi yang memotong lereng; karena beberapa hasil penelitian mengungkapkan bahwa semakin panjang lereng semakin tinggi laju erosi yang terjadi. Diharapkan bahwa pemotongan panjang lereng dengan penterasan akan memperkecil laju erosi.

Ilustrasi Contoh Pemasangan Selimut atau Matras Pelindung Lereng dengan Terasering

Ilustrasi Contoh Pemasangan Selimut Atau Matras Pelindung Erosi pada Lereng Tanpa Terasering

Pengendalian erosi pada lereng bendungan Randugunting Blora Jawa Tengah

proses penanaman bibit rumput

proses penyiraman dan maintenance

hasil akhir

Pengendalian Erosi di Bogor

pengendalian erosi di ciloto