HYDROSTOLONIZING

General Trading, Revegetation & Contractor

Hydrostolonizing merupakan prosedur penanaman rumput dengan memanfaatkan stolon rumput untuk perbanyakan tanaman. Stolon adalah salah satu bagian dari tumbuhan yang disebut juga dengan batang. Stolon digunakan untuk melakukan reproduksi secara vegetatif. Kemampuan stolon yang mampu menumbuhkan individu baru dengan cepat menjadi potensi yang digunakan dalam penerapan metode ini. Metode 6 in 1 dalam hydrostolonizing yang meliputi kultivasi, pembuatan parit, penanaman stolon, pengurukan stolon, pemadatan tanah, dan penyemprotan air (water sprayer). 

HYDROSTOLONIZING
HYDROSTOLONIZING

Kultivasi merupakan proses penggemburan tanah untuk mempersiapkan proses penanaman. Setelah itu dilanjutkan dengan proses pembuatan parit atau lubang untuk menanam stolon. Stolon yang sudah dicacah kemudian ditanam di dalam parit yang telah terbuat. Langkah selanjutnya adalah pengurukan stolon dan dilanjutkan pemadatan tanah. Pemadatan tanah dilakukan agar hasil tanam tidak mudah tergerus oleh air hujan. Proses akhir dari metode ini adalah penyemprotan stolon agar nutrisi stolon terpenuhi dan cepat tumbuh menjadi individu baru. Metode penanaman hydrostolonizing tepat diterapkan didaerah landscape yang luas hingga ribuan meter persegi. Tim Plantamor telah menggunakan metode penanaman ini di beberapa macam lahan seperti di bandara, maupun lahan lainnya yang memiliki area sangat luas. 

Belanja HYDROSTOLONIZING di Marketplce

HYDROSTOLONIZING
HYDROSTOLONIZING

Terkait

Loading...
Loading...

Lainnya

Pembibitan rumput merupakan salah satu perkembangbiakan rumput yang dapat dilakukan menggunakan biji rumput. Pada proses pembibitan rumput, diperlukan teknik khusus untuk menciptakan kondisi pertumbuhan rumput
Produk turunan kelapa menjadi material kunci dalam praktik konstruksi berkelanjutan, stabilisasi lahan, dan konservasi lingkungan, untuk mengendalikan erosi permukaan tebing, menstabilkan tepi sungai, rehabilitasi, revegetasi lahan terdegradasi dan bekas tambang.
Revegetas pemulihan ekosistem pada lahan bekas tambang untuk mengembalikan fungsi lahan ke kondisi stabil secara fisik, kimia, dan biologis menggunakan teknik geoteknik (seperti soil nailing dan jala kawat), diikuti dengan rehabilitasi tanah, dan aplikasi bioengineering modern seperti hydroseeding, seed bag, atau face sodding.
Stabilisasi lereng adalah langkah krusial dalam pencegahan bencana longsor mencakup metode struktural seperti pemasangan Angkur Tanah (Soil Nailing) dan pembangunan Dinding Penahan, serta pendekatan hidrologis melalui sistem Drainase yang komprehensif.
Bambu sebagai elemen kunci dalam desain lanskap modern karena kombinasi uniknya antara keindahan visual, keberlanjutan, dan manfaat fungsional, dengan tekstur vertikal yang dinamis, ideal, sangat berharga dalam konteks bioengineering dan penanganan lahan dalam pengendalian erosi dan stabilisasi tanah.
Memilih karpet rumput alami membahas faktor-faktor penting seperti intensitas cahaya, serta membandingkan jenis-jenis rumput populer, menentukan solusi revegetasi yang paling sesuai dengan kondisi spesifik taman Anda dan kebutuhan stabilisasi lahan.
Copyright @