Hydrostolonizing merupakan prosedur penanaman rumput dengan memanfaatkan stolon rumput untuk perbanyakan tanaman. Stolon adalah salah satu bagian dari tumbuhan yang disebut juga dengan batang. Stolon digunakan untuk melakukan reproduksi secara vegetatif. Kemampuan stolon yang mampu menumbuhkan individu baru dengan cepat menjadi potensi yang digunakan dalam penerapan metode ini. Metode 6 in 1 dalam hydrostolonizing yang meliputi kultivasi, pembuatan parit, penanaman stolon, pengurukan stolon, pemadatan tanah, dan penyemprotan air (water sprayer).


Kultivasi merupakan proses penggemburan tanah untuk mempersiapkan proses penanaman. Setelah itu dilanjutkan dengan proses pembuatan parit atau lubang untuk menanam stolon. Stolon yang sudah dicacah kemudian ditanam di dalam parit yang telah terbuat. Langkah selanjutnya adalah pengurukan stolon dan dilanjutkan pemadatan tanah. Pemadatan tanah dilakukan agar hasil tanam tidak mudah tergerus oleh air hujan. Proses akhir dari metode ini adalah penyemprotan stolon agar nutrisi stolon terpenuhi dan cepat tumbuh menjadi individu baru. Metode penanaman hydrostolonizing tepat diterapkan didaerah landscape yang luas hingga ribuan meter persegi. Tim Plantamor telah menggunakan metode penanaman ini di beberapa macam lahan seperti di bandara, maupun lahan lainnya yang memiliki area sangat luas.